Tak usahlah ku bersujud
Mengenang dan berlinang airmata
Karena Tuhanku adalah mendung hitam
Karena Tuhanku adalah suara rintihan
Karena Tuhanku, tlah kuduakan dengan perasaan
Sampai kapan mendung kan tetap hitam?
Sampai kapan rintihan kan terus membungkam?
Aku lelah, resah dan bersalah
Jika harus ber-Tuhan perasaan
Ber-Tuhan dengan keadaan yang menghunus kejam
Blitar, 1 desember 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar